Perspektif bijak yang melampaui angka

Dalam bayang-bayang peradaban yang terus bergerak, terkadang kita terlena dengan angka-angka bibliometri yang serupa hantu: nyata, namun tak selalu menceritakan seluruh kisah. Tak semua riset menciptakan dentuman yang signifikan di lantai pengetahuan. Ia akan menegaskan bahwa perspektif yang tepat adalah kunci, bukan Selengkapnya

I started a joke

Lagu “I Started a Joke” oleh Bee Gees mengeksplorasi tema ironi dan dampak tindakan serta persepsi kita terhadap diri sendiri dan orang lain. Liriknya menggambarkan skenario yang dimulai dari sesuatu yang sepele—sebuah lelucon—yang secara tak terduga menyebabkan kesedihan yang luas. Namun, mereka Selengkapnya

Fakta literasi di Indonesia

Di Indonesia, minat baca sangat rendah dengan UNESCO menempatkan negara ini hampir di dasar peringkat literasi dunia. Ironisnya, orang Indonesia dikenal sebagai pengguna gadget yang rajin, menghabiskan hingga 9 jam sehari menatap layar. Jakarta bahkan menjadi kota paling cerewet di Twitter. Situasi Selengkapnya

Warisan intelektual tokoh ilmu sosial Indonesia

Dalam merenungkan pentingnya mengetahui tokoh-tokoh ilmu sosial di Indonesia, kita menemukan diri kita terhubung dengan masa lalu dan masa kini melalui karya Mestika Zed, Mochtar Naim, dan Taufik Abdullah. Mereka adalah benang merah yang menghubungkan sejarah dan masyarakat kita, memberikan wawasan yang Selengkapnya

Who wants to change?

Perbedaan antara “Who wants change?” dan “Who wants to change?” terletak pada struktur gramatikal dan makna dari masing-masing kalimat. Untuk “Who wants change?”, struktur gramatikalnya tidak sesuai dengan aturan Bahasa Inggris yang standar. Biasanya, setelah kata kerja “want”, diperlukan kata kerja lain Selengkapnya

Pikiran Machiavelli

Terasa menyesakkan panggung politik Indonesia saat ini. Kita menemukan diri kita terjerat dalam tarian Machiavelli yang tak kunjung usai. Kita menyaksikan, dengan mata yang terbuka namun seringkali tak percaya, bagaimana kekuasaan menjadi altar tertinggi, dan moral. Seperti kata Sukidi dalam “Machiavelli Jawa” Selengkapnya

Pulihkan kepercayaan kepada pengadilan

Setelah melihat beberapa kasus yang diadili oleh pengadilan di Indonesia terlihat bahwa keadilan mempunyai urgensi, berbisik dengan mendesak. Tata kelola pengadilan terluka. Etika juga layu di tepi waktu. Kekurangan-kekurangan ini, bagai bayang-bayang, mengancam kepercayaan, kepercayaan pada sang penjaga hukum. Proses pengambilan keputusan Selengkapnya